Logistik Adalah Layanan Yang Esensial, Kata Ekonom

By Rica Prasetio - TWFyY2ggMywgMjAyMQ==

Seorang ekonom telah mendorong pemerintah untuk memasukkan logistik sebagai penyedia penting, dengan mengatakan bahwa hambatan dalam bisnis akan memengaruhi pasokan makanan. Dalam pembuatan teleponnya, Carmelo Ferlito dari Institute for Democracy and Economic Affairs (IDEAS) memanfaatkan sumber ayam sebagai contoh. Ia menceritakan bahwa dalam webinar (seminar online) peternakan unggas membutuhkan berbagai peralatan seperti AC, ventilator dan berbagai peralatan lainnya. motor untuk produksi, mengingat beberapa di antaranya diperoleh dari luar negeri. Bahkan pakan unggasnya diimpor, ” terangnya. “Kenyataannya, 65% biaya produksi ayam bersumber dari pakan, dan juga Malaysia tidak memproduksi pakan untuk ayam. Hampir 100% keluar dari India dan Amerika Serikat.” Anda perlu mengizinkan barang tersebut masuk. Jadi logistik perlu dihidupkan kembali sebagai prioritas besar. “Ketika ayam sangat penting,

Rantai logistik yang menyeluruh itu penting

Anda harus menilai seperlunya apa pun yang dibutuhkan untuk menghasilkan ayam.” Rekan senior IDEAS, Jayant Menon, mengatakan dalam webinar yang persis sama bahwa membagi setiap komponen rantai distribusi dapat menyebabkan kehancuran totalnya. “Krisis seperti wabah saat ini menyoroti kerapuhan mesin ini dengan tergesa-gesa,” katanya. Menon juga menyatakan bencana Covid-19 telah mempengaruhi pasokan tenaga kerja karena perintah pengendalian gerak pemerintah. Pendekatan untuk memastikan konsistensi pasokan pangan nasional diharapkan dapat menjaga kegiatan ekonomi tetap berjalan sesuai dengan keadaan saat ini. Dia mengatakan pemeriksaan Covid-19 secara massal akan menguntungkan karena dapat mengidentifikasi karyawan yang terbebas dari virus. “Kami perlu mewaspadai integrasi rantai pasokan,” katanya. “Saya tahu bahwa beberapa supermarket sedang berkelahi dengan kantong plastik dan produsen makanan dengan wadah plastik.” Sangat penting untuk menjaga agar setiap langkah tetap terhubung, tetapi dalam suasana yang aman secara medis. “Jika pemeriksaan massal dilakukan, katanya, karyawan bekerja di lingkungan yang aman. Pihak berwenang kemudian bisa memastikan bahwa lambannya dimulainya kembali tindakan ekonomi dan menghentikan pengeluaran uang untuk subsidi, tambahnya.