Portal penyedia informasi terkini mengenai logistik, teknologi, startup, dan infrastruktur di Indonesia dan Asia Tenggara.

background

Kesenjangan Teknologi 3PL

By Editor Logisticsbid May 14, 2018

Transformasi digital yang melanda manajemen industri rantai pasokan (supply chain management) menghadirkan peluang yang menarik sekaligus memusingkan bagi para 3PL (Third Party Logistics) berukuran kecil & menengah. Kini, penyedia layanan logistik dapat memanfaatkan teknologi untuk mengurangi secara signifikan biaya dan kompleksitas dalam mengelola rantai pasokan mereka. Sayangnya, hal ini menjadi ancaman bagi perusahaan kecil & menengah.

Perusahaan raksasa dapat menawarkan teknologi yang mereka kembangkan sendiri untuk menyediakan layanan logistik dengan visibilitas real-time selama proses keseluruhan rantai pasokan mereka. Alhasil, konsumen pun mengharapkan layanan serupa tersedia di seluruh penyedia layanan logistik. Hal ini menciptakan kesenjangan teknologi dan tantangan bagi 3PL kecil & menengah karena mereka tidak mampu memenuhi keinginan konsumen, yang akan berdampak pada pertumbuhan bisnis secara jangka panjang.

3PL menjadi gudang informasi terkait logistik bagi pasar dan pelanggannya. Informasi ini dapat membantu pelanggan untuk menghadapi tantangan pokok yang selama ini dihadapi, yakni mengelola rantai pasokan global. Dengan menyediakan solusi atas tantangan tersebut, perusahaan 3PL akan berubah dari sekedar sebagai penyedia jasa logistik menjadi sebagai mitra bisnis sejati.

Semakin meluas

Perusahaan besar seperti DHL dan FedEx kini menyediakan layanan pengiriman barang dengan dukungan teknologi dan keahlian yang dikelola dengan baik. Mereka memiliki ribuan karyawan dan mampu berinvestasi untuk mengembangkan produk, layanan serta teknologi mereka. Selain itu, mereka juga mampu melayani kebutuhan logistik bagi bisnis dengan berbagai ukuran. Mereka tidak hanya dapat menawarkan solusi rantai pasokan end-to-end kepada pelanggan mereka, namun juga menampilkan tutorial dan proses instalasi pengguna bagi pelanggan, serta bertanggung jawab dalam hal pemeliharaan, pemecahan masalah, dan peluncuran fitur baru yang sedang berlangsung.

Perusahaan 3PL berukuran kecil & menengah umumnya tidak memiliki kekuatan finansial & sumber daya manusia yang melimpah. Mereka masih mengandalkan proses dan teknologi lama, seperti sistem yang sudah lawas serta melakukan pembaruan spreadsheet secara manual, yang tidak dirancang untuk mengelola kompleksitas rantai pasokan global saat ini.

Bayangkan manfaat tambahan yang bisa Anda dapatkan apabila menyediakan fitur input real-time untuk rencana pemesanan pelanggan. Atau kemampuan untuk mengolah banyaknya data yang Anda miliki untuk membuat inovasi produk baru, layanan bernilai tambah, dan opsi pengiriman berdasarkan kebutuhan konsumen yang sesungguhnya. Dalam membuat keputusan untuk melakukan hal tersebut di atas, Anda harus memikirkan apakah Anda akan mengembangkan teknologi Anda sendiri atau menggandeng pihak ketiga.

D.I.Y (Do It Yourself)

Penyempurnaan komputasi awan publik (public cloud computing), atau juga dikenal sebagai platform Software-as-a-Service (SaaS), membuat proses pengembangan teknologi menjadi lebih mudah dan hemat dibanding beberapa tahun lalu. Memanfaatkan perangkat online untuk mengembangkan sistem IT perusahaan Anda merupakan langkah tepat untuk menghemat waktu dan biaya yang dikeluarkan.

Namun, ada kelemahan di pendekatan ini. Anda tetap bertanggung jawab atas keseluruhan proses pengembangan yang mengharuskan Anda untuk merekrut staf IT tambahan yang ahli dalam bidang rekayasa software serta pengembangan aplikasi. Anda juga harus melatih tim Anda tentang bagaimana memasarkan produk baru Anda ini kepada pelanggan, menangani masalah yang terkait dengan layanan pelanggan, dan memastikan pembaruan fitur yang akan diluncurkan dapat berlangsung tepat waktu dan tidak mengganggu bisnis Anda.

Beli, bukan membuat sendiri

Sebagai alternatif, Anda dapat terbebas dari beban biaya atau resiko yang mungkin terjadi dengan bekerjasama dengan vendor yang menyediakan platform cloud yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan Anda serta memiliki keahlian untuk membimbing pelanggan dalam menggunakan platform tersebut. Vendor dapat menghasilkan sistem yang menampilkan peta rantai pasokan global secara lengkap, membuat laporan, dan menyediakan dasbor dengan informasi real-time yang dapat diakses oleh pelanggan dan memungkinkan mereka untuk berkomunikasi langsung dengan mitra Anda di mana saja selama 24 jam setiap harinya.

Mengurangi resiko

Tidak ada jaminan perihal kelangsungan produk atau usaha dari vendor yang kita ajak untuk bekerjasama. Pertimbangkan tiga kriteria berikut untuk memilih vendor yang tepat:

  1. Keahlian industri: Carilah vendor yang memiliki tim eksekutif yang berpengalaman dalam mengelola rantai pasokan perusahaan. Mereka akan langsung memahami perihal tantangan yang Anda hadapi.
  2. Kemudahan implementasi: Sangat penting bagi vendor untuk mengawasi pelaksanaan, pemeliharaan, serta pembaruan proses yang sedang berjalan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan Anda.
  3. Hemat biaya: Pilihlah vendor yang menyediakan platform cloud yang tidak mengharuskan Anda atau pelanggan Anda untuk menghabiskan banyak biaya untuk perangkat lunak atau keras yang ditawarkan. Kami sarankan Anda untuk melakukan tes sebelum mengambil keputusan akhir. Tanyakan pula kepada vendor apakah Anda diijinkan untuk mengundang stakeholder internal perusahaan atau bahkan pelanggan Anda untuk melakukan tes tersebut.

Opsi berikutnya, yang kurang dianjurkan, yakni membangun modul baru untuk sistem ERP yang ada dalam rangka mengotomatisasi proses tertentu seperti pelacakan pengiriman. Pendekatan ini tidak mungkin sesuai dengan kebutuhan pelanggan Anda yang terus menerus berubah. Anda akan kehilangan pelanggan yang lebih memilih untuk menggunakan layanan kompetitor yang mampu meluncurkan fitur baru nan fungsional secara singkat.

Menghapus kesenjangan teknologi 3PL sangat krusial bagi pertumbuhan bisnis Anda. Konsumen akan semakin bergantung pada bisnis Anda lebih dari sebelumnya. Untuk memenuhinya, mereka membutuhkan informasi yang lebih baik perihal rantai pasokan. Apabila Anda dapat menyediakan teknologi yang mampu memenuhi kebutuhan konsumen tersebut, tentu saja Anda akan memenangkan persaingan pasar di segmen 3PL.


Share :

Article you might like